Nadstar's Blog











{June 18, 2010}   Proposal Bisnis Keripik Pisang

PROPOSAL BISNIS KERIPIK PISANG

A. RINGKASAN EKSEKUTIF

  1. 1. Data Perusahaan

Nama Perusahaan        : &-dEe Caukress

Bidang Usaha                 : Kuliner

Jenis Produk                  : Keripik Pisang

  1. 2. Data Pribadi

Nama Pemilik                          : Siapawati

Jabatan                                      : Owner

Alamat Rumah                       : Jalan Sukasuka, Bandung

Jumlah Kredit                   : Rp 50.000.000,00

Jenis Kredit                       : Modal Kerja

Target Kredit                    : Individual

Jangka Waktu Kredit        : 2 tahun

B. TUJUAN

Bandung terkenal dengan kulinernya dan merupakan objek wisata yang tidak pernah sepi dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Keripik pisang memang bukan merupakan makanan khas Bandung, tapi dengan sedikit modifikasi dari para tangan terampil warga Bandung yang berjiwa produktif, keripik pisang ini dapat menjadi cemilan baru khas Bandung. Apalagi saat ini keripik pisang sudah jarang ditemui. Sedangkan daya beli masyarakat akan keripik pisang bisa dibilang cukup meningkat.

Wilayah produksi kami yang berada di daerah Lembang, Kab. Bandung, memiliki tanah yang subur yang cocok ditanami bibit-bibit pisang unggul sebagai bahan baku produksi kami. Dan mayoritas buah pisang yang dijual oleh orang-orang sekitar masih buah asli yang belum diproses lebih lanjut.

Dari hal tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa bisnis pembuatan keripik pisang masih sangat memungkinkan untuk dilakukan tanpa merusak keseimbangan pasar yang sudah ada.

C. KONDISI  USAHA SAAT INI

KUALITATIF

1.1.      Historis

Usaha keripik pisang &-dEe Caukress ini sudah berjalan sekitar tiga tahun yaitu sejak bulan April 2006. Pada bulan April tahun 2006, bisnis ini hanya berupa industri rumahan yang dikerjakan oleh Ibu Siapaningsih (orang tua pemilik saat ini). Dengan keahlian warisan sang ibu, pemilik berpikir untuk mengembangkan usaha sang ibu. Akhirnya bisnis keripik pisang ini diberi nama &-dEe Caukress.

Manajemen yang diterapkan dalam usaha ini cukup baik. Berbekal ilmu yang pemilik peroleh dari perguruan tinggi  yang diikutinya, bisnis ini dapat berjalan sampai saat ini dan Insyaallah akan berjalan dan berkembang ditahun-tahun depan. Manajemen tunggal yang dianut pemilik dapat berjalan dengan lancar karena tidak diatur oleh banyak otak yang mungkin akan menimbulkan banyak paham yang dapat menghambat perkembangan usaha yang dilakukan. Oleh karena itu, Siapawati, sebagai pemilik tunggal bisnis ini berkuasa penuh dan menjadi pemegang keputusan tertinggi dalam bisnis ini.

Sampai saat ini kami memiliki 5 orang karyawan. Diantaranya 3 orang bertugas mengolah pisang buah menjadi keripik pisang, dan 2 orang bagian pemasaran. Perusahaan kami dapat memproduksi 150 kg keripik pisang per hari dengan harga jual Rp 10.000,00 per kg. Hal ini bisa dicapai dengan asumsi pengadaan bahan baku utama tidak mengalami kendala.

1.2.      Pemasaran

1.2.1.      Aspek Makro

Pisang yang menjadi bahan baku utama berasal dari daerah Lembang sendiri. Sehingga sangat dekat dengan tempat produksi agar mudah menyalurkan bahan bakunya. Pesaing produk keripik pisang disekitar Bandung hanya industri rumah tangga yang masih sangat sedikit jumlahnya.

Maka bisnis ini didirikan untuk mencukupi kebutuhan pelanggan pedagang seperti toko makanan atau swalayan. Sedangkan konsumsi lokal dan konsumen langsung masih dapat dicukupi oleh industri rumah tangga yang ada. Pelanggan terbesar sejauh ini adalah dari daerah sekitar seperti Bandung dan Jakarta.

1.2.2.      Aspek Mikro

  1. i.            Jenis produk yang dihasilkan dari usaha yang dilakukan adalah keripik pisang dari bahan baku pisang raja.
  2. ii.            Penetapan harga dari produk tersebut adalah berdasarkan dari biaya produksi ditambah mark-up sekitar 20%.
  3. iii.            Promosi yang dilakukan untuk mengenalkan produk yaitu dengan promosi penjualan dengan mengenalkan produk pada toko penjual makanan disekitar Bandung, Jakarta, dan daerah lainnya untuk memperluas pemasaran produk kami.
  4. iv.            Pendistribusian barang biasanya diambil langsung oleh para pedagang, atau perusahaan kami yang mengirim langsung pada pasar sasaran dengan cara mengantar ke toko-toko makanan dan swalayan pada pasar sasaran.

1.3.      Produksi

1.3.1.      Desain Produk

Untuk meningkatkan kualitas output, kami selalu mengamati perkembangan ternologi dan riset produk atau uji coba produk. Dan produk kami sendiri telah lulus uji makanan di laboratorium setempat. Prosesnya yang bersih dan higinies menjadi andalan kami untuk menarik konsumen. Karena dengan kebersihan, cita rasa dapat terjaga dan cemilan ini tetap menjadi makanan yang bergizi.

Pertimbangan utama penentuan lokasi usaha adalah ketersediaan bahan baku untuk proses produksi. Perkebunan pisang yang dekat dengan lokasi produksi tentu akan memudahkan proses produksi dan memperkecil biaya operasional yang dibutuhkan setiap harinya.

1.3.2.      Proses Produksi

Proses produksi keripik pisang ini cukup mudah. Meliputi pengelupasan pisang dari kulitnya, lalu selanjutnya diiris dan diberi campuran aroma dan rasa (asin, manis, cokelat, keju, barbeque, pizza, ayam bawang, dan strawberi). Selanjutnya dipanggang pada tingkat kekeringan yang disyaratkan agar tercipta cemilan yang gurih. Untuk proses penyelesaiannya dilakukan dengan membungkus dengan kemasan kedap udara agar makanan ini tetap tercipta kerenyahannya.

D. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

Untuk terus memenuhi permintaan konsumen terhadap produk, kami membutuhkan alat yang canggih agar kerja kami lebih cepat. Selain itu kami berencana memperluas jaringan pemasaran ke beberapa kota lain. Karena kami melihat potensi yang cukup besar yang dapat mentungkan dalam bisnis ini.

Luas usaha yang akan dikembangkan adalah kapasitas 225 kg keripik pisang jadi per hari. Pola usaha yang dikembangkan adalah penggantian pemanggang tradisional menjadi mesin pemanggang berkapasitas besar sehingga proses pembuatan keripik lebih cepat dan lebih mudah.

Sesuai SWOT analysis, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancamannya sebagai berikut. Kekuatan : harga terjangkau, kualitas terjamin, cita rasa bervariasi, dan tersedia kemasan berbagai ukuran. Kelemahan : manajemen tradisional, sarana dan prasarana sederhana, sumber daya manusia yang pendidikannya masih rendah, bahan baku keripik pisang yang mudah rusak. Peluang : pangsa pasar yang masih luas, bahan baku mudah didapat, dan tidak terdapat pesaing besar. Ancaman : munculnya variasi makanan jajanan, serta munculnya pesaing baru.

Dalam setiap bisnis pasti tidak akan lepas dari hal yang bernama risiko. Baik itu risiko produksi, risiko pasar, risiko manajemen, bahkan risiko keuangan. Maka alternatif yang akan kami lakukan adalah memperkecil mitigasi risiko yang terjadi dengan selalu mengontrol hal-hal yang berkaitan dengan proses produksi yang dilakukan oleh karyawan, dan menempatkan orang kepercayaan sebagai pengganti pengawas setiap harinya.

E. RENCANA KEBUTUHAN KREDIT

Untuk mewujudkan rencana pengembangan bisnis ini kami sangat berharap dapat bermitra dengan Anda dalam hal ini pinjaman modal kerja.

Adapun modal kerja yang kami butuhkan untuk rencana pengembangan usaha tersebut adalah sebesar Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Dengan penambahan modal tersebut maka target produksi Tahun 2010 – 2012 akan ditingkatkan sebesar 50% dari produksi saat ini dengan penambahan kapasitas produksi keripik pisang per hari sebanyak : 150 Pcs x 150 % = 225 Pcs keripik pisang per hari, kami yakin perusahaan kami dapat melaksanakan rencana pengembangan tersebut dengan baik dan target keuntungan rata-rata per bulan sebesar Rp 12.476.000,00 x 150 % = Rp 18.714.000,00 (tujuh juta rupiah).

Kebutuhan modal kerja sebagaimana tersebut diatas akan dipergunakan sebagai berikut,

Barang Kuantitas
OvenAlat pemotong otomatis 2 buah2 buah

F. RENCANA JAMINAN KREDIT

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dana pinjaman tersebut akan kami angsur setiap bulan selama 3 tahun. Adapun agunan untuk pinjaman tersebut adalah tanah dan bangunan yang ada diatas tempat usaha. Demikian penjabaran jaminan kami,

Bentuk jaminan                 : Tanah dan bangunan

Alamat                              : Jalan Jayagiri no.3, Lembang, Kab. Bandung

Hak atas jaminan               : Hak pakai

Keterkaitan antara pemilik dengan calon debitur : orang tua kandung

Luas tanah                         : 500 m2

Luas bangunan                  : 250 m2

G. KESIMPULAN

  1. Aspek Produksi

Untuk meningkatkan kualitas output, kami selalu mengamati perkembangan teknologi dan riset produk atau uji coba produk. Dan produk kami sendiri telah lulus uji makanan di laboratorium setempat. Prosesnya yang bersih dan higinies menjadi andalan kami untuk menarik konsumen. Karena dengan kebersihan, cita rasa dapat terjaga dan cemilan ini tetap menjadi makanan yang bergizi.

Pertimbangan utama penentuan lokasi usaha adalah ketersediaan bahan baku untuk proses produksi. Perkebunan pisang yang dekat dengan lokasi produksi tentu akan memudahkan proses produksi dan memperkecil biaya operasional yang dibutuhkan setiap harinya.

2. Aspek Pemasaran

Pisang yang menjadi bahan baku utama berasal dari daerah Lembang sendiri. Sehingga sangat dekat dengan tempat produksi agar mudah menyalurkan bahan bakunya. Pesaing produk keripik pisang disekitar Bandung hanya industri rumah tangga yang masih sangat sedikit jumlahnya.

Maka bisnis ini didirikan untuk mencukupi kebutuhan pelanggan pedagang seperti took makanan atau swalayan. Sedangkan konsumsi lokal dan konsumen langsung masih dapat dicukupi oleh industri rumah tangga yang ada. Pelanggan terbesar sejauh ini adalah dari daerah sekitar seperti Bandung dan Jakarta.

3. Aspek Keuangan

Berikut kami sertakan laporan keuangan &-dEe Caukress selama 3 periode,

&-dEe Caukress

Neraca

per tanggal 31 Desember 2006

AKTIVA PASIVA
Aktiva Lancar

KasPiutang

Persediaan

14500000067900000

45000000

Aktiva Tetap

PeralatanGedung

Bangunan

7500000095000000

100000000

TOTAL                                         527900000

Hutang                                                       0Modal                                        527900000

527900000

Neraca

per tanggal 31 Desember 2007

AKTIVA PASIVA
Aktiva Lancar

KasPiutang

Persediaan

15000000067000000

50000000

Aktiva Tetap

PeralatanGedung

Bangunan

7500000095000000

100000000

TOTAL                                         537000000

Hutang                                                       0Modal                                        537000000

537000000

&-dEe Caukress

Neraca

per tanggal 31 Desember 2008

AKTIVA PASIVA
Aktiva Lancar

KasPiutang

Persediaan

15000000070000000

55000000

Aktiva Tetap

PeralatanGedung

Bangunan

7500000095000000

100000000

TOTAL                                         545000000

Hutang                                                       0Modal                                        545000000

545000000

&-dEe Caukress

Laporan Rugi Laba

KETERANGAN 2006 2007 2008
Pendapatan 547000000 588712000 630424000
Biaya-biayaBiaya bahan baku

Biaya tenaga kerja

Listrik dan air

Proses produksi

Perlengkapan

Lain-lain

Bahan bakar

Distribusi

22500000036000000

5000000

55000000

4000000

4000000

65000000

11000000

23500000042000000

5000000

59000000

4000000

4000000

75000000

15000000

24000000048000000

5000000

65000000

4000000

4000000

81000000

26000000

Laba kotor 142000000 149712000 157424000

&-dEe Caukress

Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya (RAPB)

Tahun 2010-2012

KETERANGAN 2010 2011
Pendapatan 810000000 830300000
Biaya-biayaBiaya bahan baku

Biaya tenaga kerja

Listrik dan air

Proses produksi

Perlengkapan

Lain-lain

Bahan bakar

Distribusi

35900000048000000

3000000

75000000

8000000

4100000

90000000

26000000

36600000048000000

3400000

80000000

8000000

4100000

94000000

29000000

Laba kotor 221900000 222800000

4. Aspek Manajemen

Manajemen yang diterapkan dalam usaha ini cukup baik. Berbekal ilmu yang pemilik peroleh dari perguruan tinggi  yang diikutinya, bisnis ini dapat berjalan sampai saat ini dan Insyaallah akan berjalan dan berkembang ditahun-tahun depan. Manajemen tunggal yang dianut pemilik dapat berjalan dengan lancar karena tidak diatur oleh banyak otak yang mungkin akan menimbulkan banyak paham yang dapat menghambat perkembangan usaha yang dilakukan. Oleh karena itu, Nadya Af’idati, sebagai pemilik tunggal bisnis ini berkuasa penuh dan menjadi pemegang keputusan tertinggi dalam bisnis ini.

5. Aspek Jaminan

Agunan untuk pinjaman tersebut adalah tanah dan bangunan yang ada diatas tempat usaha. Yang memiliki alamat di Jalan Jayagiri no.3, Lembang, Kab. Bandung. Hak atas jaminan tersebut adalah hak pakai yang diserahkan kepada Nadya Af’idati. Jaminan tersebut merupakan hak milik orang tua kandung calon debitur.

Perhitungan Cicilan Kredit Modal Kerja

Jangka waktu              : 2 tahun

Pokok pinjaman          : Rp 50.000.000,00

Bunga pinjaman          : 12%

Besarnya cicilan pokok

Cicilan pokok /bulan   : Rp 50.000.000,00 / 24 bulan = Rp 2.083.333,00

Cicilan pokok /tahun   : Rp 50.000.000,00 / 2 tahun = Rp 25.000.000,00

Besarnya bunga pinjaman

Bunga pinjaman /bulan           : Rp 50.000.000,00 x 12% / 12 = Rp 500.000,00

Bunga pinjaman /tahun           : Rp 50.000.000,00 x 12% = Rp 6.000.000,00

Jumlah pokok + bunga

Bulanan           : Rp 2.083.333,00 + Rp 500.000,00 = Rp 2.583.333,00

Tahunan          : Rp 25.000.000,00 + Rp 6.000.000,00 = Rp 31.000.000,00

Jadwal Rencana Produksi Keripik Pisang

Tanggal Keterangan
13/01/2010 Pengajuan proposal kredit modal kerja
01/02/2010 Penyesuaian dengan pihak bank
14/02/2010 Kredit diharapkan dapat dicairkan
17/02/2010 Realisasi hasil kredit untuk menambah alat
About these ads


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: